Pemkab Badung Beri Insentif Hingga Rp10 Juta untuk Warga Tertib Laporkan Akta Kematian

Pemerintah Kabupaten Badung terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan sekaligus perhatian kepada masyarakat, salah satunya melalui program penghargaan bagi warga yang disiplin dalam mengurus administrasi akta kematian.

Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti Hadiri Layanan Kesehatan Gratis dan Penyaluran Bantuan untuk Disabilitas di Kuta

Ketua DPRD Kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti menghadiri kegiatan sosial kemasyarakatan berupa layanan kesehatan gratis dan penyaluran bantuan sembako bagi penyandang disabilitas di Kelurahan Kuta, Kecamatan Kuta.

Gubernur Bali Wayan Koster Terima Konjen China Zhang Zhisheng, Bahas Penguatan Kerja Sama Strategis

Pertemuan hangat berlangsung antara Gubernur Bali Wayan Koster dengan Konsul Jenderal China Zhang Zhisheng di Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Kamis (26/3). Di balik suasana akrab tersebut, tersimpan pembahasan penting terkait penguatan hubungan antara Bali dan Tiongkok ke depan.

Gubernur Wayan Koster Tancap Gas Percepat Program Pembangunan Bali, Tekankan Sinergi dan Percepatan Kinerja

Gubernur Bali Wayan Koster mengumpulkan jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali untuk mempercepat pelaksanaan program pembangunan daerah melalui sebuah briefing yang digelar di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya, Kamis (26/3).

Dominasi Garuda, Elkan Baggott Tampil Solid saat Indonesia Tekuk Saint Kitts dan Nevis 4-0

Timnas Indonesia tampil impresif saat mengalahkan Saint Kitts and Nevis dengan skor telak 4-0 dalam ajang FIFA Series 2026 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (27/3/2026).

Sabtu, 09 Mei 2026

Koster dan Giri Prasta Serahkan Penghargaan Ogoh-Ogoh, STT Diminta Perkuat Kreativitas dan Jati Diri Bali


DENPASAR, punapisingaraja.com – Semangat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 masih terasa kuat di Bali. Hal itu terlihat saat Gubernur Bali Wayan Koster bersama Wakil Gubernur Bali Nyoman Giri Prasta menyerahkan Piagam Penghargaan dan Hadiah Pemenang Ogoh-Ogoh Terfavorit Tahun Baru Saka 1948 di Jayasabha, Denpasar, Jumat (8/5).


Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Wayan Koster dan Wakil Gubernur Nyoman Giri Prasta memberikan apresiasi kepada Sekaa Teruna Teruni (STT) yang dinilai berhasil menjaga dan mengembangkan budaya Bali melalui karya ogoh-ogoh yang semakin kreatif, artistik, dan sarat nilai filosofis.


Menurut Koster, tradisi ogoh-ogoh kini tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian Hari Raya Nyepi, tetapi juga menjadi ruang ekspresi generasi muda Bali dalam memperkuat jati diri dan kecintaan terhadap budaya leluhur.


“Hari Raya Nyepi memang sudah lewat, tetapi semangatnya jangan sampai luntur. Ini menjadi wahana bagi generasi muda Bali untuk mengembangkan kreativitas sekaligus menguatkan jati diri sebagai generasi yang memiliki bakat seni luar biasa yang diwariskan leluhur,” ujar Koster.


Dalam dialog bersama para penerima penghargaan, Gubernur Koster dan Wagub Giri Prasta juga mengetahui proses pembuatan ogoh-ogoh memerlukan waktu hingga empat sampai lima bulan dengan biaya produksi mencapai lebih dari Rp50 juta.


Besarnya biaya tersebut, menurut para STT, berasal dari semangat gotong royong dan kebersamaan para pemuda di masing-masing banjar. Mereka rela meluangkan waktu dan tenaga demi menghasilkan karya terbaik yang nantinya ditampilkan saat malam pengerupukan.


Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Provinsi Bali memberikan dana pembinaan sebesar Rp5 juta kepada sepuluh STT favorit pilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali.


Adapun sepuluh penerima penghargaan tersebut yakni STT Anom Darsana dari Karangasem, ST Asti Dharma Kerti dari Bangli, YDA Purbawisesa dari Jembrana, ST Sukarela dari Denpasar, ST Siladharma Silakarang dari Gianyar, ST Swadharmita dari Klungkung, STT Ananta Genta Laksana dari Tabanan, STT Munca Sari dari Tabanan, ST Samagama Triwarga dari Buleleng, dan ST Bhuana Kusuma dari Badung.


Menjelang acara berakhir, suasana haru terasa ketika para penerima penghargaan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Gubernur Wayan Koster dan Wakil Gubernur Nyoman Giri Prasta atas dukungan pemerintah terhadap kreativitas generasi muda Bali.


Momen tersebut menjadi gambaran bahwa di tengah perkembangan zaman, generasi muda Bali tetap memiliki semangat kuat untuk menjaga, melestarikan, dan meneruskan budaya leluhur kepada 

generasi berikutnya.

Jumat, 08 Mei 2026

Digelar di Klungkung, Pasar Rakyat TP PKK Bali Gabungkan Aktivitas Ekonomi dan Kepedulian Sosial


KLUNGKUNG, punapisingaraja.com - Berkolaborasi dengan Tim Penggerak PKK Kota/Kabupaten, TP PKK Provinsi Bali menggelar kegiatan Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” di Lapangan Ida Dewa Agung Jambe Kabupaten Klungkung, Jumat (8/5/2026). Sesuai dengan tema yang diusung yaitu “Berbelanja dan Berbagi, kegiatan ini menggabungkan aktivitas ekonomi dan kepedulian sosial. TP PKK Provinsi Bali dan Kota/Kabupaten memborong produk pertanian dan UMKM yang dijual di Pasar Rakyat.

Selanjutnya, belanjaan itu dibagikan kepada 100 warga yang membutuhkan, seperti lansia dan keluarga prasejahtera. Selain itu, Ketua TP PKK Provinsi Bali Ibu Putri Suastini Koster juga membagikan oleh-oleh dari Gubernur Bali berupa 2 ton beras, 6.000 butir telur dan 100 liter minyak kelapa tandusan.


Ketua TP PKK Provinsi Bali Ibu Putri Suastini Koster dalam sambutannya menceritakan cikal bakal kegiatan pasar rakyat yang mulai digelar sejak masa Pandemi Covid-19. “Ide ini muncul saat pandemi, dimana saat itu hasil panen para petani dan produk UMKM tak terserap pasar. Bahkan waktu itu, petani kita sampai membagikan hasil panen mereka secara cuma-cuma,” katanya. Menyikapi hal itu, TP PKK Bali menggagas pelaksanaan pasar rakyat skala kecil di depan Kantor Gubernur Bali. Dengan mengedepankan semangat gotong-royong, ASN yang saat itu masih menerima gaji didorong untuk membantu dengan membeli berbagai produk yang dijual di pasar rakyat. Selain itu, TP PKK Bali juga menggelar penggak PKK secara bergilir di kota/kabupaten. 


Pasca pandemi, TP PKK Bali melanjutkan program ini karena dinilai membawa banyak dampak positif. Ibu Putri Koster mengatakan, Pasar Rakyat TP PKK Provinsi Bali dirancang sebagai wadah promosi bagi petani, perajin dan pelaku UMKM lokal di seluruh Bali. Selain membantu pemasaran produk tanpa biaya stand, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu memperkuat perputaran ekonomi masyarakat dan menjaga semangat gotong royong. “Tujuan mulia kegiatan ini adalah menjalin silaturahmi, menyapa UMKM, sekaligus mengajak masyarakat untuk peduli, karena di sini terjadi perputaran ekonomi yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya. 


Masih dalam sambutannya, Ibu Putri Koster memberi penekanan khusus untuk Kabupaten Klungkung sebagai salah satu sentra tenun. Ia berharap para pedagang kain memiliki pemahaman tentang upaya pelestarian kain tradisional dan turut merawat tenun khas Klungkung. Karena fakta di lapangan, banyak kain endek produksi Troso yang dipasarkan di Bali, khususnya Klungkung. Menurutnya hal ini sangat merugikan karena lambat laun tenun khas Bali bisa kehilangan identitas. Menyikapi hal ini, Ibu Putri Koster minta Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Provinsi Bali untuk melakukan survei penjualan kain tenun. “Kita ingin punya data valid, berapa persen hasil tenun luar yang dipasarkan di Daerah Bali,” imbuhnya. Menutup arahannya, perempuan yang juga menjabat sebagai Ketua Dekranasda dan Ketua TP Posyandu ini menyinggung tentang optimalisasi pemasaran garam lokal. 


Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Klungkung Ny. Eva Satria menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Pasar Rakyat TP PKK Provinsi Bali di Kabupaten Klungkung. Ia menilai, kegiatan ini menjadi kesempatan penting bagi pelaku UMKM lokal untuk memperkenalkan produk unggulan daerah kepada masyarakat yang lebih luas.


Eva Satria menginformasikan, Klungkung total memiliki 30.171 IKM dan UMKM. Yang terlibat dalam kegiatan pasar rakyat sebanyak 99 produsen, terdiri dari 22 produsen Industri Kecil Menengah (IKM), 9 produsen pangan segar dan tanaman, 12 produsen makanan, serta 56 produsen kuliner. Produk yang dipasarkan meliputi kebutuhan pokok, kuliner tradisional, kain tenun, kerajinan tangan hingga produk kreatif lokal lainnya.


Bupati Klungkung I Made Satria menyambut baik terlaksananya kegiatan tersebut. Menurutnya, Pasar Rakyat TP PKK Provinsi Bali menjadi momentum penting untuk menggerakkan perekonomian masyarakat sekaligus memperkuat promosi produk lokal Klungkung agar semakin dikenal luas.


Kegiatan Pasar Rakyat juga dihadiri Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra, Sekretaris I TP PKK Bali Ny. Seniasih Giri Prasta dan Ketua TP PKK Kota/Kabupaten lainnya yang masing-masing didampingi Sekretaris I bersama jajaran pengurus.

Pisah Sambut Kajati Bali, Gubernur Koster Komitmen Pererat Sinergi Kawal Pembangunan dan Penegakan Hukum


DENPASAR, punapisingaraja.com- Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai acara pisah sambut Kepala Kejaksaan Tinggi Bali di Gedung Wanita Nari Graha, Panjer, Denpasar, Kamis (7/5). Di tengah iringan seni budaya Bali yang ditampilkan pelajar SMK Negeri 5 Denpasar, Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan komitmen kuat Pemerintah Provinsi Bali untuk terus mempererat sinergi bersama Kejaksaan Tinggi Bali dalam mengawal pembangunan dan penegakan hukum di Pulau Dewata.


Acara tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Bali Nyoman Giri Prasta, Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bali, serta para Bupati dan Walikota se-Bali.


Dalam sambutannya, Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Bali yang baru, Setiawan Budi Cahyono. Dengan gaya khas yang hangat dan penuh canda, ia menyebut bertugas di Bali memiliki “dua keuntungan sekaligus”.


“Bertugas di Bali dapat dua, Pak. Tugas utama sebagai Kajati, yang kedua dapat hiburan dan wisata. Kalau orang lain mau wisata ke Bali harus bayar tiket, kalau Bapak sudah ada di Bali, tinggal jalan-jalan menikmati seluruh Bali dari timur sampai barat, utara sampai selatan,” ujar Koster disambut tawa hadirin.


Namun di balik candaan tersebut, Wayan Koster menegaskan harapan besar agar Kejati Bali terus memperkuat kolaborasi bersama pemerintah daerah dalam mengawal berbagai program pembangunan, baik daerah maupun nasional, yang saat ini berkembang pesat di Bali.


Menurutnya, Bali tengah menghadapi banyak agenda strategis nasional yang membutuhkan pengawasan, pendampingan hukum, dan koordinasi lintas lembaga yang kuat agar pembangunan berjalan tertib dan memberi manfaat bagi masyarakat.


“Kami sangat berharap kerja sama dengan Kejaksaan Tinggi Bali terus berjalan baik dalam mengawal pembangunan daerah maupun program pemerintah pusat yang cukup banyak di Bali. Pemerintah Provinsi Bali tentu mendukung penuh pelaksanaan tugas-tugas Kejati Bali,” tegasnya.


Gubernur Wayan Koster juga secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Kajati Bali sebelumnya, Chatarina Muliana, yang kini mendapat amanah baru di Kejaksaan Agung. Ia menilai selama enam bulan bertugas di Bali, Chatarina berhasil membangun sinergi yang sangat baik bersama Forkopimda dan pemerintah daerah.


“Suasana hubungan Forkopimda di Bali sangat akur dan sangat bagus, tentu tetap dalam koridor tugas masing-masing sesuai peraturan perundang-undangan,” katanya.


Ia pun mendoakan agar Chatarina terus mendapat kepercayaan dalam kariernya di Kejaksaan Agung serta senantiasa diberikan kesehatan dalam menjalankan tugas negara.


Sementara itu, Chatarina Muliana menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dan kerja sama seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Bali serta Forkopimda selama dirinya menjabat Kajati Bali.


“Tidak penting berapa lama kita bertugas, yang penting apa yang bisa kita perbuat dalam melaksanakan tugas,” ujarnya.


Menurutnya, Bali meninggalkan kesan mendalam, bukan hanya karena keindahan alam dan sarana prasarana yang baik, tetapi juga karena soliditas Forkopimda yang dinilainya sangat responsif dalam menghadapi berbagai persoalan strategis daerah.


Ia menyebut Bali kini menjadi perhatian nasional, terutama dalam pengembangan ekonomi dan isu lingkungan yang akan dijadikan model pengembangan oleh pemerintah pusat. Tantangan tersebut, menurutnya, sekaligus menjadi peluang emas bagi masa depan Bali.


Dalam kesempatan yang sama, Kajati Bali yang baru, Setiawan Budi Cahyono, mengungkapkan dirinya sebenarnya tidak asing dengan Bali. Sebelum menjabat Kajati Bali, ia bertugas sebagai Direktur Pengamanan Pembangunan Strategis pada JAM Intel Kejaksaan Agung dan kerap datang ke Bali untuk mengawal proyek strategis nasional. “Di Bali banyak proyek strategis nasional yang kami kawal sebelumnya. Karena itu kami sering ke Bali,” ungkapnya.


Ia memastikan Kejati Bali siap mendukung penuh program pembangunan Pemerintah Provinsi Bali demi kesejahteraan masyarakat. Dukungan tersebut, kata dia, akan dilakukan melalui fungsi intelijen, pendampingan hukum, hingga pengamanan pembangunan strategis. “Kami hadir untuk membantu program-program pembangunan Provinsi Bali demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Bali,” tegasnya.


Setiawan juga meminta dukungan seluruh Forkopimda Bali agar dirinya dapat menjalankan tugas secara optimal serta melanjutkan sinergi yang telah dibangun Kajati sebelumnya.


Pisah sambut Kajati Bali kali ini terasa berbeda. Tidak hanya menjadi seremoni pergantian pejabat, tetapi juga menjadi panggung penegasan bahwa Bali membutuhkan kolaborasi yang kokoh antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus mengawal arah pembangunan Bali ke depan.(*)

Rabu, 06 Mei 2026

DPRD Badung Bahas Pengawasan Usaha PMA demi Jaga Lingkungan dan Budaya Bali


BADUNG, punapisingaraja.com - Pimpinan bersama anggota Komisi I dan Komisi II DPRD Kabupaten Badung menggelar rapat kerja gabungan lintas komisi pada Selasa (5/5/2026) guna membahas aktivitas usaha Penanaman Modal Asing (PMA) di wilayah Kabupaten Badung.

Rapat tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas kebijakan Pemerintah Provinsi Bali terkait pembatasan kegiatan usaha PMA yang tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Bali.

Dalam pembahasan, DPRD Badung menekankan pentingnya pengawasan terhadap aktivitas investasi asing agar tetap berjalan sesuai regulasi serta tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan maupun tata ruang wilayah.

Selain itu, forum juga membahas kepatuhan perizinan usaha dan sinkronisasi kebijakan pembangunan daerah dengan prinsip keberlanjutan serta pelestarian budaya Bali.

Untuk memperkuat pembahasan, rapat turut melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, di antaranya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung.

Melalui koordinasi lintas sektor tersebut, DPRD Badung berharap implementasi kebijakan pembatasan PMA dapat berjalan optimal dan mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan investasi dengan kelestarian lingkungan serta budaya lokal.

Pimpinan DPRD Badung menilai kebijakan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pengawasan terhadap investasi asing, sehingga pembangunan di Kabupaten Badung tetap sejalan dengan prinsip keberlanjutan dan kearifan lokal Bali.

Wabup Badung Hadiri HUT ke-22 Baladika Bali, Dorong Kepedulian Lingkungan dan Aksi Sosial


BADUNG, punapisingaraja.com - Wakil Bupati Badung, I Wayan Bagus Alit Sucipta, mendampingi Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, menghadiri puncak peringatan HUT ke-22 Baladika Bali yang digelar di Wantilan Serbaguna Pusat Latihan Bakti Negara, Perumahan Multi Permai I, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, Selasa (5/5).


Mengusung tema “Merawat Pertiwi dan Peduli Lingkungan”, kegiatan ini dihadiri ribuan anggota Baladika Bali dan Laskar Bali dari berbagai kabupaten/kota di Bali.


Perayaan ulang tahun organisasi tersebut tidak hanya menjadi ajang mempererat silaturahmi, tetapi juga diwujudkan melalui berbagai aksi nyata untuk masyarakat dan lingkungan. Dalam kesempatan itu, Baladika Bali menyerahkan sebanyak 2.200 tong dan bag komposter kepada warga Kelurahan Sading guna mendukung pengelolaan sampah berbasis sumber di tingkat rumah tangga.


Wabup Bagus Alit Sucipta menyampaikan bahwa momentum peringatan hari jadi organisasi hendaknya menjadi penguat solidaritas sekaligus meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.


“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa organisasi mampu hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, salah satunya melalui program pengolahan sampah rumah tangga,” ujarnya.


Ia juga mengapresiasi sinergi Baladika Bali dan Laskar Bali yang selama ini aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan, seperti aksi kebersihan lingkungan, penghijauan, bantuan sosial, hingga donor darah.


Selain program komposter, rangkaian kegiatan sosial lainnya juga dilaksanakan, di antaranya bantuan bagi lansia dan penyandang disabilitas, program bedah rumah untuk warga kurang mampu, serta aksi donor darah yang berhasil mengumpulkan lebih dari 300 kantong darah.


Sementara itu, Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, menegaskan pentingnya organisasi kemasyarakatan untuk terus bergerak melalui aksi nyata yang manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat.


Menurutnya, persoalan lingkungan, khususnya penanganan sampah, memerlukan kerja sama dan persatuan seluruh elemen masyarakat agar dapat diselesaikan secara berkelanjutan.


“Kebersamaan adalah kekuatan utama. Jika kita bersatu, berbagai persoalan daerah akan lebih mudah disele

saikan,” tegasnya.

Minggu, 03 Mei 2026

Ketua DPRD Badung Dukung Rencana Pembangunan Museum Taman Perdamaian Bali di Eks Sari Club


BADUNG, punapisingaraja.com - Rencana pembangunan Museum Taman Perdamaian Bali mulai disosialisasikan kepada masyarakat melalui kegiatan yang berlangsung di Balai Banjar Pengabetan, Desa Adat Kuta, Sabtu (2/5). Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti.


Dalam sosialisasi itu dipaparkan konsep pembangunan museum yang direncanakan berdiri di kawasan Bom Bali I, tepatnya di lokasi bekas Sari Club. Museum ini nantinya diharapkan menjadi ruang memorial untuk mengenang para korban tragedi kemanusiaan, sekaligus sebagai tempat refleksi tentang pentingnya menjaga perdamaian, persatuan, dan nilai-nilai kemanusiaan.


I Gusti Anom Gumanti menyampaikan dukungannya terhadap rencana pembangunan museum tersebut. Menurutnya, keberadaan Museum Taman Perdamaian Bali tidak hanya menjadi pengingat sejarah, tetapi juga memiliki nilai edukasi penting bagi generasi mendatang agar peristiwa serupa tidak terulang kembali.


Ia juga berharap pembangunan museum dapat berjalan dengan baik serta memberi manfaat bagi masyarakat luas, khususnya dalam memperkuat pesan perdamaian dan toleransi di

 Bali.

Sabtu, 02 Mei 2026

Wabup Badung Hadiri dan Jadi Upasaksi Metatah Massal di Sobangan, Serahkan Bantuan Rp500 Juta

BADUNG, punapisingaraja.com - Wakil Bupati Badung, I Wayan Bagus Alit Sucipta, bersama Ketua WHDI Kabupaten Badung, Ny. Yunita Alit Sucipta, menghadiri sekaligus menjadi upasaksi dalam pelaksanaan upacara Metatah Massal yang digelar di Pura Prajapati, Banjar Tengah dan Selat, Desa Adat Sobangan, Kecamatan Mengwi, Minggu (3/5).


Sebanyak 44 peserta mengikuti prosesi metatah yang menjadi bagian dari rangkaian Karya Agung Ngenteg Linggih, Padudusan Agung, dan Tawur Balik Sumpah Madya di pura setempat.


Pelaksanaan upacara berlangsung khidmat dan menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah dengan masyarakat adat dalam menjaga serta melestarikan tradisi, budaya, dan nilai-nilai keagamaan di Kabupaten Badung. Kegiatan ini juga mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung masyarakat menjalankan kewajiban adat dan agama.


Pada kesempatan tersebut, Wabup Bagus Alit Sucipta menyerahkan bantuan dana Aci yang bersumber dari APBD Induk Tahun 2026 sebesar Rp500 juta kepada Desa Adat Sobangan, yang diterima langsung oleh Bendesa Adat Sobangan, I Kadek Oka Suarya.


Dalam sambutannya, Wabup menyampaikan apresiasi atas semangat gotong royong dan kebersamaan masyarakat Desa Adat Sobangan dalam menyukseskan rangkaian karya besar tersebut. Ia berharap seluruh rangkaian upacara berjalan lancar serta membawa berkah, kedamaian, dan keselamatan bagi seluruh masyarakat.


Sementara itu, Bendesa Adat Sobangan, I Kadek Oka Suarya


, menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Badung yang terus hadir dalam berbagai kegiatan pembangunan maupun sosial keagamaan. Ia juga menyebutkan bahwa kegiatan ini turut didukung dana dari APBDes Sobangan sebesar Rp250 juta.


Rangkaian karya di Pura Prajapati sendiri telah dimulai sejak 4 April, dengan puncak upacara berlangsung pada 29 April dan dijadwalkan berakhir pada 10 Mei mendatang.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh dan pejabat daerah, di antaranya anggota DPRD Provinsi Bali I Nyoman Laka, perwakilan DPRD Badung I Made Yudana, Kepala Dinas Kebudayaan Badung I Gede Sukadana beserta jajaran, Camat Mengwi I Nyoman Suhartana bersama unsur Tripika Kecamatan, Perbekel Sobangan I Ketut Tirtayasa, serta para Bendesa dan Kelian Adat se-Desa Adat Sobangan dan

 Dukuh Moncos.

Badung Ecology Art Space 2026 Jadi Ruang Kolaborasi Seni dan Kepedulian Lingkungan


BADUNG, punapisingaraja.com - Komitmen dalam mendukung pengembangan seni budaya sekaligus meningkatkan kesadaran lingkungan kembali ditunjukkan melalui gelaran Badung Ecology Art Space 2026 yang berlangsung di Wantilan Pura Lingga Bhuana, Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Rabu (29/4).


Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, sebagai bentuk dukungan terhadap upaya membangun kepedulian lingkungan melalui pendekatan seni dan budaya.


Turut hadir dalam acara ini Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Badung, I Made Rai Wirata, bersama jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta para seniman lokal yang ikut berpartisipasi dalam memeriahkan kegiatan.


Usai acara, I Gusti Anom Gumanti menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya Badung Ecology Art Space 2026 yang dinilai menjadi wadah kolaborasi positif antara seni, budaya, dan isu lingkungan. Menurutnya, seni merupakan media yang efektif untuk menyampaikan pesan-pesan ekologis kepada masyarakat.


“Melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya menikmati karya seni, tetapi juga diajak untuk semakin peduli terhadap lingkungan. Kolaborasi seperti ini sangat positif dalam membangun kesadaran bersama,” ujarnya.


Ia menambahkan, kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat identitas budaya daerah sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan secara berkelanjutan.


Anom Gumanti juga mengapresiasi kontribusi para seniman lokal dalam memajukan seni budaya di Kabupaten Badung. Ia berharap ruang-ruang kreatif seperti Badung Ecology Art Space dapat terus berkembang sebagai sarana ekspresi, edukasi, dan kampanye kepedulian lingkungan bagi masyarakat luas.


“Seniman memiliki peran strategis dalam menyampaikan pesan sosial maupun lingkungan kepada masyarakat. Kami tentu mendukung agar kegiatan seperti ini terus berlanjut dan semakin berkembang ke depann

ya,” tutupnya.

Jumat, 01 Mei 2026

Hardiknas 2026, Ketua DPRD Badung Dorong Penguatan Peran Guru Hadapi Tantangan Pendidikan

BADUNG, punapisingaraja.com -

Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, menghadiri peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan seminar pendidikan di SMK Pratama Widya Mandala, Jumat (1/5/2026). Kegiatan ini diselenggarakan oleh PGRI Cabang Kuta Utara dan diikuti oleh para tenaga pendidik dari berbagai jenjang pendidikan di wilayah Kuta Utara.


Mengusung tema “Peran Strategis Guru dalam Menjawab Tantangan Pendidikan di Kabupaten Badung”, seminar ini menjadi wadah berbagi wawasan sekaligus memperkuat kapasitas guru dalam menghadapi perkembangan dunia pendidikan yang semakin dinamis.


Dalam sambutannya, Anom Gumanti mengapresiasi PGRI atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai mampu mendorong peningkatan kualitas pendidikan. Ia menegaskan bahwa guru memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, dan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.


Menurutnya, momentum Hardiknas harus menjadi refleksi bersama untuk terus meningkatkan mutu pendidikan di berbagai aspek. DPRD Kabupaten Badung, lanjutnya, berkomitmen mendukung sektor pendidikan melalui peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik serta penyediaan fasilitas pendidikan yang memadai.


Kegiatan berlangsung tertib dan mendapat respons positif dari para peserta. Diharapkan, seminar ini dapat melahirkan ide dan langkah nyata yang berkontribusi bagi kemajuan pendidikan di Kabupa

ten Badung.

Selasa, 07 April 2026

Pegang Peran Penting, Ibu Putri Koster Harap Kader Posyandu Paham Program dan Bekerja dengan Baik


GIANYAR, punapisingaraja.com - Transformasi Posyandu sejalan dengan amanat Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 membawa pengaruh besar pada keberadaan lembaga ini. Dengan bidang tugas yang mencakup 6 Standar Layanan Minimal (SPM), 85 persen keberhasilan pembangunan di desa ditentukan kesuksesan pelaksanaan program Posyandu. 


Oleh karena itu, Ketua TP Posyandu Provinsi Bali Ibu Putri Suastini Koster minta kader Posyandu meningkatkan pemahaman tentang 6 SPM agar mampu bekerja dengan baik. Hal tersebut disampaikan Ibu Putri Koster dalam kegiatan Aksi Sosial TP Posyandu Provinsi Bali “Membina dan Berbagi” di Wantilan Pura Manik Corong Desa Sumita dan Wantilan Balai Kanginan Desa Babakan, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar, Selasa (7/4/2026).


Lebih jauh ia menyampaikan, kesuksesan program Posyandu di tingkat Desa/Kelurahan akan menimbulkan efek domino positif dalam pembangunan. 


"Kesuksesan pelaksanaan program Posyandu akan berpengaruh pada 85 persen suksesnya pembangunan di Desa/Kelurahan. Hal ini juga akan berdampak pada suksesnya pembangunan di tingkat kecamatan, kabupaten/kota hingga provinsi," katanya. 


Menurut dia, Posyandu memegang peran penting karena lembaga ini mengedepankan pola bottom-up, di mana para kader proaktif jemput bola, mencatat persoalan yang dihadapi warga lalu memfasilitasi untuk mendapatkan tindak lanjut dari aparat pemerintahan secara berjenjang. 


"Kader Posyandu adalah harapan kita, untuk itu harus terus belajar dan tingkatkan pemahaman sesuai dengan bidang tugas masing-masing," imbuhnya. 


Selain itu, salah satu program yang saat ini sedang digalakkan untuk segera tertangani, adalah pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut membutuhkan peran serta seluruh masyarakat sebagai salah satu penghasil sampah. 


"Sampah-sampai yang kita hasilkan, sebaiknya kita kelola dari sumbernya, baik itu memilah, memilih dan mengumpulkan sesuai jenisnya sebelum kita serahkan untuk di bawa dan diolah di TPS3R dan TPST. Dengan begitu, kita sama-sama bertanggung jawab atas apa yang kita hasilkan. Karena sampah jika tidak dipertanggung jawabkan keberadaannya akan menjadi sumber membahayakan bagi masa depan anak cucu kita nantinya".


Untuk menyemangati kadernya di Desa/Kelurahan, dalam Aksos "Membina dan Berbagi", Ibu Putri Koster membagikan bantuan berupa 3.780 beras, 7.560 butir telur dan 250 kotak susu. Bantuan tersebut diberikan kepada 126 kader Posyandu Desa Sumita dan Babakan.


Aksi Sosial “Membina dan Berbagi” juga diisi paparan mengenai transformasi Posyandu oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (PMD Dukcapil) Provinsi Bali I Made Dwi Dewata. Dalam paparannya, Kadis PMD Dukcapil menyampaikan bahwa lingkup tugas Posyandu tak hanya kesehatan saja, namun diperluas pada bidang pendidikan, sosial, pekerjaan umum, perumahan rakyat serta ketentreaman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat. 


Posyandu yang dulu dikenal sebagai salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM), saat ini bertransformasi menjadi Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP). Perubahan ini menitikberatkan pada pelayanan kesehatan terpadu sepanjang siklus hidup, dari ibu hamil, balita, remaja, dewasa hingga lansia.


Sejalan dengan program di tingkat Provinsi Bali, Ketua TP Posyandu Kabupaten Gianyar Ny. Surya Adnyani Mahayastra menyampaikan bahwa ia tengah berupaya meningkatkan kapasitas kader dan menyempurnakan kelembagaan Posyandu di tingkat Desa/Kelurahan. Dia melaporkan, Gianyar memiliki 4.300 kader Posyandu dan seluruhnya sudah terdaftar. 


“Kami juga punya aplikasi sistem informasi Posyandu yang memungkinkan akses informasi terinregrasi hingga tingkat kabupaten,” pungkasnya.

Gubernur Koster Ajukan Dua Raperda Strategis, Perkuat Pariwisata Berkualitas dan Tingkatkan PAD Bali


Denpasar, punapisingaraja.com - Gubernur Bali, Wayan Koster, menyampaikan dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dalam Rapat Paripurna ke-30 DPRD Provinsi Bali Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025–2026, bertempat di Ruang Sidang Utama DPRD Provinsi Bali, Senin (6/4).


Adapun dua Raperda yang disampaikan meliputi Raperda tentang Tata Kelola Usaha Pariwisata Bali Berkualitas serta Raperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.


Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan bahwa Bali memiliki karakteristik khusus sebagai daerah yang menjadikan kebudayaan sebagai sumber daya ekonomi utama. Keunggulan budaya Bali yang adiluhung, unik, dan beragam telah memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan sektor pariwisata serta perekonomian daerah.  


Berdasarkan data terkini, kunjungan wisatawan ke Bali menunjukkan tren peningkatan. Pada triwulan pertama tahun 2026, jumlah wisatawan domestik tercatat sebanyak 968.313 orang atau meningkat 4 persen, sementara wisatawan mancanegara mencapai 1.645.169 orang atau meningkat 2,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.  


Namun demikian, Gubernur juga menyoroti sejumlah tantangan yang dihadapi Bali, antara lain alih fungsi lahan, peningkatan volume sampah, kemacetan, keterbatasan infrastruktur, hingga berbagai dinamika sosial yang berpotensi mempengaruhi keberlanjutan pariwisata dan kelestarian budaya Bali.  


Sehubungan dengan hal tersebut, penyusunan Raperda tentang Tata Kelola Usaha Pariwisata Bali Berkualitas dimaksudkan untuk memperkuat sistem penyelenggaraan kepariwisataan yang berlandaskan filosofi Tri Hita Karana dan nilai-nilai kearifan lokal Sad Kerthi, sehingga mampu mewujudkan pariwisata yang berkualitas, berkelanjutan, dan berdaya saing.


Selanjutnya, Raperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah merupakan upaya penyesuaian terhadap dinamika perkembangan regulasi serta kondisi sosial ekonomi masyarakat. Perubahan ini difokuskan pada penyempurnaan jenis, klasifikasi, dan tarif retribusi daerah guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan tetap memperhatikan asas keadilan, kepastian hukum, dan transparansi.  


Gubernur Bali berharap kedua Raperda tersebut dapat dibahas secara komprehensif bersama DPRD Provinsi Bali sesuai dengan mekanisme yang berlaku, sehingga dapat menghasilkan regulasi yang optimal dalam mendukung pembangunan Bali yang berkelanjutan, harmonis, dan berlandaskan nilai-nilai budaya.

Ny. Putri Koster Pimpin Gerakan “Kulkul PKK dan Posyandu” di Desa Sulangai, Warga Antusias Sambut Gerakan Bersih Lingkungan


Badung, punapisingaraja.com - Ketua TP PKK dan TP Posyandu Provinsi Bali yang juga selaku Duta Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) Palemahan Kedas (PADAS) Provinsi Bali Ny. Putri Koster memimpin langsung pelaksanaan kegiatan Kulkul PKK dan Posyandu yang digelar di Banjar Batulantang, Desa Sulangai, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Minggu (5/4). Kegiatan ini turut didampingi oleh Kepala Dinas PMD dan Kepala Dinas Sosial Provinsi Bali.


Kedatangan Ketua TP PKK Provinsi Bali disambut oleh Perbekel Desa Sulangai I Nyoman Sunarta, Ketua BPD Sulangai I Nyoman Subagia, Ketua TP PKK Kabupaten Badung Ny. Rasniathi Adi Arnawa., serta Camat Petang AA Ngurah Darmaputra.


Kegiatan diawali dengan pemukulan kulkul pada pukul 05.45 WITA sebanyak tiga kali sebagai tanda dimulainya kegiatan bersih-bersih. Selanjutnya, pada pukul 06.00 WITA kulkul kembali dipukul sebanyak dua kali, yang menjadi penanda seluruh warga mulai beraktivitas membersihkan lingkungan rumah masing-masing, mulai dari lantai rumah, halaman, hingga telajakan.


Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi dalam mengikuti gerakan ini. Melihat hal tersebut, Ny. Putri Koster memberikan motivasi dengan menggagas lomba penataan telajakan yang akan dilaksanakan pada Mei 2026, dengan total hadiah sebesar Rp10 juta untuk lima besar terbaik.


Dalam arahannya, Ny. Putri Koster menekankan pentingnya pengelolaan sampah berbasis sumber. Sampah yang telah dipilah diharapkan ditempatkan di bagian belakang rumah, bukan di depan. Sampah organik diimbau untuk diselesaikan di rumah, khususnya bagi warga yang masih memiliki teba, sementara sampah anorganik saja yang diangkut.


Ia juga mengingatkan agar masyarakat tetap meluangkan waktu di hari Minggu pertama setiap bulan untuk kegiatan bersih-bersih lingkungan. “Sesibuk apa pun, kalau ada niat pasti kebersihan lingkungan bisa terwujud,” tegas Putri Koster yang juga selaku Duta PSBS.


Dalam kesempatan tersebut, Ny. Putri Koster juga terjun langsung membaur bersama masyarakat, memberikan contoh penataan telajakan dengan menanam berbagai jenis bunga agar lingkungan terlihat asri dan nyaman. Ia juga mengingatkan pentingnya perawatan harian, seperti membersihkan ranting kering dan tanaman yang layu.


Bendesa Adat Batulantang, I Made Sarpa, menyampaikan bahwa masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Ia juga mengungkapkan rencana penanaman bunga jepun dan bunga arjuna sebagai bagian dari penataan lingkungan. Tahun 2026 ini menjadi awal keikutsertaan penuh desa dalam gerakan Kulkul PKK.


Sementara itu, Perbekel Desa Sulangai I Nyoman Sunarta menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. Ia menilai antusiasme masyarakat sangat tinggi dan kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan desa dalam mengembangkan konsep desa wisata seperti Desa Penglipuran. Ia juga menambahkan bahwa kegiatan gotong royong telah rutin dilaksanakan hampir setiap minggu dan diharapkan dapat terus ditingkatkan serta menjadi contoh bagi desa lain.


Sebagai penutup kegiatan, Ketua TP PKK Provinsi Bali menyerahkan bantuan beras sebanyak 200 kilogram yang dikemas dalam 40 sak masing-masing 5 kilogram. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada Perbekel Desa Sulangai untuk selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat.

Senin, 06 April 2026

Progres Tahap II Turyapada Tower Capai 45 Persen, Koster Tekankan Mutu dan Ketepatan Waktu

Singaraja


, punapisingaraja.com - Gubernur Bali Wayan Koster meninjau langsung progres pembangunan tahap kedua Turyapada Tower pada Minggu (5/4). Dalam kunjungan tersebut, Koster melihat sejumlah titik pekerjaan, mulai dari kawasan komunal, lintasan dan terminal gondola, hingga area pendukung seperti glamping, ruang pameran, dan museum telekomunikasi.


Perhatian khusus diberikan pada penataan lanskap, termasuk jalur menuju area parkir serta konektivitas antara terminal dan ruang tunggu gondola. Koster menegaskan pentingnya konsistensi penggunaan material berkualitas tinggi dalam seluruh elemen pembangunan plus pemanfaatan spesies bunga dan tumbuhan lokal untuk menghias seputar kawasan.


“Harus konsisten dengan bahan berkualitas. Kita rancang dengan bagus, maka tower ini akan jauh lebih unggul dibandingkan yang lain di dunia,” ujarnya.


Saat ini, progres pembangunan tahap kedua telah mencapai 45 persen. Koster menargetkan seluruh pekerjaan konstruksi rampung pada akhir November 2026, dilanjutkan dengan tahap perapian dan persiapan peresmian pada Desember.


Ia menekankan bahwa proyek ini tidak boleh mengalami penurunan spesifikasi teknis. “Saya minta tepat waktu, tapi tidak boleh menurunkan mutu. Ini bukan bangunan biasa, melainkan ikon. Penataannya tidak bisa standar,” kata Koster.


Turut hadir dalam peninjauan tersebut Ketua DPRD Bali Dewa Mahadnyana, yang berharap masyarakat Buleleng sebagai tuan rumah dapat merasakan manfaat langsung dari keberadaan kawasan ini. Ia mengusulkan adanya hari tertentu dengan akses gratis bagi warga lokal secara bergiliran.


Sejumlah pejabat daerah juga mendampingi, di antaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Kepala Dinas Kominfos Bali, serta Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali.


Sebagai proyek strategis di Bali utara, Turyapada Tower dirancang sebagai menara multifungsi yang memadukan teknologi komunikasi dengan pariwisata. Selain berfungsi sebagai pemancar siaran TV digital, internet, dan radio komunitas, kawasan ini juga dikembangkan sebagai destinasi wisata edukatif.


Fasilitas yang disiapkan mencakup planetarium, skywalk, jembatan kaca, restoran putar di badan menara, serta restoran statis. Terdapat pula museum keunggulan kebudayaan Bali dan laboratorium pendidikan sebagai wahana edukasi.


Di area luar, pengunjung akan disuguhi kebun bunga, kebun buah, taman bermain anak, serta wahana outbound seperti flying fox. Untuk menunjang akses, disediakan area parkir seluas sekitar satu hektare dan gondola sepanjang 1,4 kilometer yang menghubungkan parkir dengan menara.


Kawasan ini juga dilengkapi pusat UMKM guna mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta gedung konvensi yang menyasar pasar wisata MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition). Dengan konsep “wisata di atas awan”, Turyapada Tower diharapkan menjadi ikon baru pariwisata Bali berkelas dunia.

Sabtu, 04 April 2026

Persembahyangan Karya Ngusaba Kadasa di Ulun Danu Batur Berlangsung Khidmat

Bangli, punapisingaraja.com - Suasana khidmat menyelimuti pelaksanaan persembahyangan umat Hindu dalam rangka Karya Ngusaba Kadasa di Pura Ulun Danu Batur, Bangli. Rangkaian upacara yang berlangsung sejak Purnama Kadasa pada 2 April 2026 ini berjalan lancar dengan dukungan pecalang dan panitia yang bergotong royong menjaga ketertiban di seluruh kawasan pura.


Umat yang hadir diimbau untuk selalu menjaga kebersihan dan kesucian area pura sebagai bagian dari wujud bhakti dan tanggung jawab bersama. Rangkaian karya ini akan berlangsung hingga penyineban pada 12 April


2026.

Putri Koster Soroti Peran Strategis Penyiaran dalam Momentum HARSIARNAS ke-93


Denpasar, punapisingaraja.com – Putri Koster menegaskan pentingnya peran strategis insan penyiaran dalam menjaga kualitas informasi kepada masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri peringatan Hari Penyiaran Nasional (HARSIARNAS) ke-93 di Denpasar, Jumat (3/4/2026).


Dalam kesempatan tersebut, Putri Koster mengingatkan bahwa penyiar dan penyedia informasi harus mampu menyajikan konten yang edukatif, berimbang, serta berdasarkan data dan fakta. Ia menilai, kualitas siaran sangat menentukan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap media.


Selain itu, ia juga menyoroti pesatnya perkembangan media sosial yang menjadi tantangan bagi insan penyiaran untuk tetap menjaga etika jurnalistik. Menurutnya, penyebaran informasi yang tidak akurat dapat memicu kesalahpahaman hingga mengganggu keharmonisan masyarakat.


Putri Koster berharap seluruh pelaku penyiaran dapat terus meningkatkan integritas dan profesionalisme, sehingga mampu menghadirkan informasi yang berkualitas serta berkontribusi dalam memperkuat persatuan dan ketahanan informasi 

di Bali.

Putri Koster Tekankan Integritas Penyiaran dalam Peringatan HARSIARNAS ke-93 di Denpasar


Denpasar, punapisingaraja.com - Putri Koster menghadiri peringatan Hari Penyiaran Nasional (HARSIARNAS) ke-93 di Gedung Kertha Sabha, Denpasar, Jumat (3/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya menjaga integritas dan kualitas siaran di tengah pesatnya perkembangan media.


Sebagai penerima penghargaan lifetime achievement dari Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Bali, Putri Koster menyampaikan bahwa penyedia informasi memiliki tanggung jawab besar untuk menyajikan berita yang akurat, transparan, dan edukatif. Ia mengingatkan agar insan penyiaran menghindari penyebaran hoaks yang berpotensi memecah belah masyarakat.


Menurutnya, penyiar harus mampu menyampaikan informasi secara konstruktif serta mendukung pembangunan dengan data yang benar dan berimbang, sehingga dapat memperkuat persatuan di tengah masyarakat.

Koster Lanjutkan Penataan Besakih dan Siapkan Infrastruktur Akses


Karangasem, punapisingaraja@com – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan kelanjutan penataan kawasan suci Besakih sebagai bagian dari upaya menjaga kesucian dan kenyamanan kawasan. Setelah tahap awal selesai, penataan tahap kedua kini difokuskan pada sejumlah pelinggih dengan tetap mempertahankan nilai historis dan keserasian arsitektur.


Selain itu, pemerintah juga merancang pengembangan akses menuju Besakih dari berbagai jalur untuk mengantisipasi peningkatan kunjungan dan potensi kemacetan di masa depan. Perencanaan ditargetkan dimulai pada 2026 sebelum masuk tahap pembangunan beberapa tahun berikutnya.


Koster turut mengapresiasi kinerja Badan Pengelola Kawasan Suci Besakih yang mampu meningkatkan pendapatan kawasan. Dana tersebut dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan keagamaan, operasional kawasan, serta membantu desa adat dan desa dinas.


Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Bali juga terus memperkuat program pengelolaan sampah dan menjaga stabilitas daerah seiring meningkatnya kunjungan wisatawan 

ke Bali.

Ketua DPRD Badung Dampingi Pelantikan Perbekel PAW di Tiga Desa


Badung, punapisingaraja.com – Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, turut mendampingi Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, dalam pelantikan Perbekel Antar Waktu (PAW) yang digelar di Ruang Kertha Gosana, Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Selasa (31/3).


Pelantikan tersebut meliputi tiga desa, yaitu Desa Pangsan di Kecamatan Petang, serta Desa Sedang dan Desa Bongkasa di Kecamatan Abiansemal. Prosesi berjalan dengan tertib dan penuh khidmat, diawali dengan pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan komitmen integritas, hingga penyerahan mandat kepada pejabat yang dilantik.


Adapun perbekel yang dilantik yakni I Gusti Ngurah Muliharta untuk Desa Pangsan periode 2026–2029, I Gusti Ngurah Suwindra sebagai Perbekel Desa Sedang periode 2026–2029, serta I Gusti Agung Sumajaya sebagai Perbekel Desa Bongkasa hingga tahun 2030.


Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Ketua Komisi I DPRD Badung I Gst Lanang Umbara, jajaran perangkat daerah, para camat, serta unsur kelembagaan desa seperti BPD, LPM, organisasi perempuan, dan para perbekel beserta Ketua TP PKK se-Kabupaten Badung.


Dalam arahannya, Bupati Adi Arnawa menyampaikan harapan agar para perbekel yang baru dilantik mampu segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawabnya, termasuk memahami kondisi wilayah dan kebutuhan masyarakat setempat.


Ia juga menekankan pentingnya keselarasan antara program desa dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Badung agar pembangunan dapat berjalan efektif dan berkesinambungan.


Melalui pelantikan ini, diharapkan pemerintahan desa semakin solid serta mampu mendorong percepatan pembangunan yang berpihak pada kebutuhan masyarakat di masing-m

asing wilayah.

DPRD Badung Gelar Banmus dan Paripurna, Tetapkan Agenda dan Perkuat Fungsi Pengawasan


Badung, punapisingaraja.com – Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, memimpin dua agenda rapat penting yang berlangsung berurutan di Ruang Rapat Gosana II, Pusat Pemerintahan Badung, Selasa (31/3).


Rangkaian kegiatan diawali dengan Rapat Badan Musyawarah (Banmus) yang dihadiri pimpinan dan anggota. Dalam forum tersebut, dibahas evaluasi kegiatan DPRD sepanjang Maret 2026 serta penyusunan agenda kerja untuk April 2026.


Selain evaluasi dan perencanaan, Banmus juga mengkaji pembentukan panitia khusus (pansus) guna memperdalam pembahasan sejumlah isu strategis sekaligus memperkuat fungsi pengawasan lembaga legislatif.


Selanjutnya, rapat dilanjutkan dengan Rapat Paripurna DPRD yang dipimpin langsung oleh Anom Gumanti. Dalam sidang tersebut, hasil pembahasan Banmus dibawa untuk disepakati dan ditetapkan secara resmi.


Beberapa keputusan yang dihasilkan antara lain pengesahan realisasi kegiatan DPRD bulan Maret, penetapan jadwal kegiatan bulan April, serta persetujuan pembentukan pansus.


Anom Gumanti menekankan pentingnya koordinasi antar alat kelengkapan dewan agar pelaksanaan tugas DPRD dapat berjalan optimal, khususnya dalam fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.


Melalui agenda ini, DPRD Badung diharapkan mampu meningkatkan kinerja yang lebih terarah, efektif, dan responsif terhadap kebutuh

an masyarakat.

Jumat, 03 April 2026

Gubernur Bali Wayan Koster Kawal Lompatan HKI Bali, Bersama Presiden Kelima RI Dorong Perlindungan Karya dan Martabat Budaya Pulau Dewata


Klungkung, punapisingaraja.com — Gubernur Bali Wayan Koster kembali menegaskan komitmennya dalam melindungi dan mengangkat nilai karya anak bangsa dengan mendampingi Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri pada penyerahan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Provinsi Bali Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Rabu (1/4), menjadi momentum penting dalam penguatan perlindungan karya intelektual di Pulau Dewata.


Di bawah kepemimpinan Gubernur Wayan Koster, kesadaran masyarakat Bali terhadap pentingnya perlindungan HKI menunjukkan tren yang menggembirakan. Sepanjang tahun 2025, tercatat sebanyak 10.692 permohonan HKI. Sementara itu, hanya dalam tiga bulan pertama tahun 2026, angka permohonan telah mencapai 5.003. Lonjakan ini menjadi indikator kuat meningkatnya kepercayaan publik terhadap sistem perlindungan karya, sekaligus bukti keberhasilan edukasi dan sosialisasi yang masif.


Sebanyak 126 sertifikat HKI diserahkan dalam kesempatan tersebut, mencerminkan sinergi solid antara pemerintah kabupaten/kota se-Bali, Pemerintah Provinsi Bali, hingga pemerintah pusat. Dalam suasana penuh apresiasi, penyerahan simbolis dilakukan langsung oleh Megawati Soekarnoputri, didampingi Gubernur Wayan Koster, kepada para penerima dari berbagai bidang, mulai dari hak cipta, merek, hingga ekspresi budaya tradisional dan indikasi geografis.


Sejumlah karya yang menerima pengakuan HKI di antaranya “Gerakan Bangkit Hak Kekayaan Intelektual Bangli Bisa (GERBANG HAKI BISA)”, “Lukisan Gaya Batuan Gianyar Bali”, “Entil Sanda Tabanan”, hingga karya seni seperti “Tari Spirit of Janger” dan “Seni Motif Cedo Putrimas”. Tak hanya itu, kekayaan budaya Bali juga mendapat penguatan hukum melalui pencatatan “Ogoh-Ogoh”, “Tenun Cepuk Tanglad Nusa Penida”, hingga “Jegog Jembrana” sebagai bagian dari identitas budaya yang dilindungi.


Bagi Gubernur Wayan Koster, perlindungan HKI bukan sekadar aspek legalitas, melainkan bagian dari upaya menjaga roh kebudayaan Bali. Dengan adanya pencatatan resmi, karya-karya masyarakat tidak hanya terlindungi dari ancaman pembajakan, tetapi juga memiliki nilai tambah secara ekonomi. Produk budaya dan kreativitas lokal pun memiliki peluang lebih luas untuk menembus pasar global, sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pencipta.


“Melalui pelindungan HKI, kita tidak hanya melestarikan warisan budaya, tetapi juga memberikan penghargaan yang layak kepada para penciptanya,” menjadi semangat yang tercermin dalam keseluruhan rangkaian acara tersebut.


Penyerahan sertifikat juga melibatkan Menteri Hukum RI Supratman Andi Agtas serta Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Arif Satria, yang turut menyerahkan HKI kepada berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, komunitas adat, hingga individu inovator. Serta turut dihadiri Wakil Gubernur Bali Nyoman Giri Prasta.


Mengakhiri rangkaian kegiatan, Menteri Hukum RI Supratman Andi Agtas, beserta sejumlah rombongan lainnya, meninjau pameran UMKM berbasis kekayaan intelektual di lokasi acara. Di sana, beragam produk lokal ditampilkan, menjadi bukti nyata bahwa perlindungan HKI mampu menjadi fondasi bagi pertumbuhan ekonomi kreatif Bali.


Di tengah arus globalisasi yang kian deras, langkah strategis yang dikawal Gubernur Wayan Koster ini menjadi penegasan bahwa Bali tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga menguatkannya melalui perlindungan hukum yang modern, sebuah perpaduan antara warisan leluhur dan masa depan yang kuat dimata hukum.

-->