Pemkab Badung Beri Insentif Hingga Rp10 Juta untuk Warga Tertib Laporkan Akta Kematian

Pemerintah Kabupaten Badung terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan sekaligus perhatian kepada masyarakat, salah satunya melalui program penghargaan bagi warga yang disiplin dalam mengurus administrasi akta kematian.

Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti Hadiri Layanan Kesehatan Gratis dan Penyaluran Bantuan untuk Disabilitas di Kuta

Ketua DPRD Kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti menghadiri kegiatan sosial kemasyarakatan berupa layanan kesehatan gratis dan penyaluran bantuan sembako bagi penyandang disabilitas di Kelurahan Kuta, Kecamatan Kuta.

Gubernur Bali Wayan Koster Terima Konjen China Zhang Zhisheng, Bahas Penguatan Kerja Sama Strategis

Pertemuan hangat berlangsung antara Gubernur Bali Wayan Koster dengan Konsul Jenderal China Zhang Zhisheng di Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Kamis (26/3). Di balik suasana akrab tersebut, tersimpan pembahasan penting terkait penguatan hubungan antara Bali dan Tiongkok ke depan.

Gubernur Wayan Koster Tancap Gas Percepat Program Pembangunan Bali, Tekankan Sinergi dan Percepatan Kinerja

Gubernur Bali Wayan Koster mengumpulkan jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali untuk mempercepat pelaksanaan program pembangunan daerah melalui sebuah briefing yang digelar di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya, Kamis (26/3).

Dominasi Garuda, Elkan Baggott Tampil Solid saat Indonesia Tekuk Saint Kitts dan Nevis 4-0

Timnas Indonesia tampil impresif saat mengalahkan Saint Kitts and Nevis dengan skor telak 4-0 dalam ajang FIFA Series 2026 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (27/3/2026).

Sabtu, 09 Mei 2026

Koster dan Giri Prasta Serahkan Penghargaan Ogoh-Ogoh, STT Diminta Perkuat Kreativitas dan Jati Diri Bali


DENPASAR, punapisingaraja.com – Semangat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 masih terasa kuat di Bali. Hal itu terlihat saat Gubernur Bali Wayan Koster bersama Wakil Gubernur Bali Nyoman Giri Prasta menyerahkan Piagam Penghargaan dan Hadiah Pemenang Ogoh-Ogoh Terfavorit Tahun Baru Saka 1948 di Jayasabha, Denpasar, Jumat (8/5).


Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Wayan Koster dan Wakil Gubernur Nyoman Giri Prasta memberikan apresiasi kepada Sekaa Teruna Teruni (STT) yang dinilai berhasil menjaga dan mengembangkan budaya Bali melalui karya ogoh-ogoh yang semakin kreatif, artistik, dan sarat nilai filosofis.


Menurut Koster, tradisi ogoh-ogoh kini tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian Hari Raya Nyepi, tetapi juga menjadi ruang ekspresi generasi muda Bali dalam memperkuat jati diri dan kecintaan terhadap budaya leluhur.


“Hari Raya Nyepi memang sudah lewat, tetapi semangatnya jangan sampai luntur. Ini menjadi wahana bagi generasi muda Bali untuk mengembangkan kreativitas sekaligus menguatkan jati diri sebagai generasi yang memiliki bakat seni luar biasa yang diwariskan leluhur,” ujar Koster.


Dalam dialog bersama para penerima penghargaan, Gubernur Koster dan Wagub Giri Prasta juga mengetahui proses pembuatan ogoh-ogoh memerlukan waktu hingga empat sampai lima bulan dengan biaya produksi mencapai lebih dari Rp50 juta.


Besarnya biaya tersebut, menurut para STT, berasal dari semangat gotong royong dan kebersamaan para pemuda di masing-masing banjar. Mereka rela meluangkan waktu dan tenaga demi menghasilkan karya terbaik yang nantinya ditampilkan saat malam pengerupukan.


Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Provinsi Bali memberikan dana pembinaan sebesar Rp5 juta kepada sepuluh STT favorit pilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali.


Adapun sepuluh penerima penghargaan tersebut yakni STT Anom Darsana dari Karangasem, ST Asti Dharma Kerti dari Bangli, YDA Purbawisesa dari Jembrana, ST Sukarela dari Denpasar, ST Siladharma Silakarang dari Gianyar, ST Swadharmita dari Klungkung, STT Ananta Genta Laksana dari Tabanan, STT Munca Sari dari Tabanan, ST Samagama Triwarga dari Buleleng, dan ST Bhuana Kusuma dari Badung.


Menjelang acara berakhir, suasana haru terasa ketika para penerima penghargaan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Gubernur Wayan Koster dan Wakil Gubernur Nyoman Giri Prasta atas dukungan pemerintah terhadap kreativitas generasi muda Bali.


Momen tersebut menjadi gambaran bahwa di tengah perkembangan zaman, generasi muda Bali tetap memiliki semangat kuat untuk menjaga, melestarikan, dan meneruskan budaya leluhur kepada 

generasi berikutnya.

Jumat, 08 Mei 2026

Digelar di Klungkung, Pasar Rakyat TP PKK Bali Gabungkan Aktivitas Ekonomi dan Kepedulian Sosial


KLUNGKUNG, punapisingaraja.com - Berkolaborasi dengan Tim Penggerak PKK Kota/Kabupaten, TP PKK Provinsi Bali menggelar kegiatan Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” di Lapangan Ida Dewa Agung Jambe Kabupaten Klungkung, Jumat (8/5/2026). Sesuai dengan tema yang diusung yaitu “Berbelanja dan Berbagi, kegiatan ini menggabungkan aktivitas ekonomi dan kepedulian sosial. TP PKK Provinsi Bali dan Kota/Kabupaten memborong produk pertanian dan UMKM yang dijual di Pasar Rakyat.

Selanjutnya, belanjaan itu dibagikan kepada 100 warga yang membutuhkan, seperti lansia dan keluarga prasejahtera. Selain itu, Ketua TP PKK Provinsi Bali Ibu Putri Suastini Koster juga membagikan oleh-oleh dari Gubernur Bali berupa 2 ton beras, 6.000 butir telur dan 100 liter minyak kelapa tandusan.


Ketua TP PKK Provinsi Bali Ibu Putri Suastini Koster dalam sambutannya menceritakan cikal bakal kegiatan pasar rakyat yang mulai digelar sejak masa Pandemi Covid-19. “Ide ini muncul saat pandemi, dimana saat itu hasil panen para petani dan produk UMKM tak terserap pasar. Bahkan waktu itu, petani kita sampai membagikan hasil panen mereka secara cuma-cuma,” katanya. Menyikapi hal itu, TP PKK Bali menggagas pelaksanaan pasar rakyat skala kecil di depan Kantor Gubernur Bali. Dengan mengedepankan semangat gotong-royong, ASN yang saat itu masih menerima gaji didorong untuk membantu dengan membeli berbagai produk yang dijual di pasar rakyat. Selain itu, TP PKK Bali juga menggelar penggak PKK secara bergilir di kota/kabupaten. 


Pasca pandemi, TP PKK Bali melanjutkan program ini karena dinilai membawa banyak dampak positif. Ibu Putri Koster mengatakan, Pasar Rakyat TP PKK Provinsi Bali dirancang sebagai wadah promosi bagi petani, perajin dan pelaku UMKM lokal di seluruh Bali. Selain membantu pemasaran produk tanpa biaya stand, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu memperkuat perputaran ekonomi masyarakat dan menjaga semangat gotong royong. “Tujuan mulia kegiatan ini adalah menjalin silaturahmi, menyapa UMKM, sekaligus mengajak masyarakat untuk peduli, karena di sini terjadi perputaran ekonomi yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya. 


Masih dalam sambutannya, Ibu Putri Koster memberi penekanan khusus untuk Kabupaten Klungkung sebagai salah satu sentra tenun. Ia berharap para pedagang kain memiliki pemahaman tentang upaya pelestarian kain tradisional dan turut merawat tenun khas Klungkung. Karena fakta di lapangan, banyak kain endek produksi Troso yang dipasarkan di Bali, khususnya Klungkung. Menurutnya hal ini sangat merugikan karena lambat laun tenun khas Bali bisa kehilangan identitas. Menyikapi hal ini, Ibu Putri Koster minta Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Provinsi Bali untuk melakukan survei penjualan kain tenun. “Kita ingin punya data valid, berapa persen hasil tenun luar yang dipasarkan di Daerah Bali,” imbuhnya. Menutup arahannya, perempuan yang juga menjabat sebagai Ketua Dekranasda dan Ketua TP Posyandu ini menyinggung tentang optimalisasi pemasaran garam lokal. 


Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Klungkung Ny. Eva Satria menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Pasar Rakyat TP PKK Provinsi Bali di Kabupaten Klungkung. Ia menilai, kegiatan ini menjadi kesempatan penting bagi pelaku UMKM lokal untuk memperkenalkan produk unggulan daerah kepada masyarakat yang lebih luas.


Eva Satria menginformasikan, Klungkung total memiliki 30.171 IKM dan UMKM. Yang terlibat dalam kegiatan pasar rakyat sebanyak 99 produsen, terdiri dari 22 produsen Industri Kecil Menengah (IKM), 9 produsen pangan segar dan tanaman, 12 produsen makanan, serta 56 produsen kuliner. Produk yang dipasarkan meliputi kebutuhan pokok, kuliner tradisional, kain tenun, kerajinan tangan hingga produk kreatif lokal lainnya.


Bupati Klungkung I Made Satria menyambut baik terlaksananya kegiatan tersebut. Menurutnya, Pasar Rakyat TP PKK Provinsi Bali menjadi momentum penting untuk menggerakkan perekonomian masyarakat sekaligus memperkuat promosi produk lokal Klungkung agar semakin dikenal luas.


Kegiatan Pasar Rakyat juga dihadiri Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra, Sekretaris I TP PKK Bali Ny. Seniasih Giri Prasta dan Ketua TP PKK Kota/Kabupaten lainnya yang masing-masing didampingi Sekretaris I bersama jajaran pengurus.

Pisah Sambut Kajati Bali, Gubernur Koster Komitmen Pererat Sinergi Kawal Pembangunan dan Penegakan Hukum


DENPASAR, punapisingaraja.com- Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai acara pisah sambut Kepala Kejaksaan Tinggi Bali di Gedung Wanita Nari Graha, Panjer, Denpasar, Kamis (7/5). Di tengah iringan seni budaya Bali yang ditampilkan pelajar SMK Negeri 5 Denpasar, Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan komitmen kuat Pemerintah Provinsi Bali untuk terus mempererat sinergi bersama Kejaksaan Tinggi Bali dalam mengawal pembangunan dan penegakan hukum di Pulau Dewata.


Acara tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Bali Nyoman Giri Prasta, Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bali, serta para Bupati dan Walikota se-Bali.


Dalam sambutannya, Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Bali yang baru, Setiawan Budi Cahyono. Dengan gaya khas yang hangat dan penuh canda, ia menyebut bertugas di Bali memiliki “dua keuntungan sekaligus”.


“Bertugas di Bali dapat dua, Pak. Tugas utama sebagai Kajati, yang kedua dapat hiburan dan wisata. Kalau orang lain mau wisata ke Bali harus bayar tiket, kalau Bapak sudah ada di Bali, tinggal jalan-jalan menikmati seluruh Bali dari timur sampai barat, utara sampai selatan,” ujar Koster disambut tawa hadirin.


Namun di balik candaan tersebut, Wayan Koster menegaskan harapan besar agar Kejati Bali terus memperkuat kolaborasi bersama pemerintah daerah dalam mengawal berbagai program pembangunan, baik daerah maupun nasional, yang saat ini berkembang pesat di Bali.


Menurutnya, Bali tengah menghadapi banyak agenda strategis nasional yang membutuhkan pengawasan, pendampingan hukum, dan koordinasi lintas lembaga yang kuat agar pembangunan berjalan tertib dan memberi manfaat bagi masyarakat.


“Kami sangat berharap kerja sama dengan Kejaksaan Tinggi Bali terus berjalan baik dalam mengawal pembangunan daerah maupun program pemerintah pusat yang cukup banyak di Bali. Pemerintah Provinsi Bali tentu mendukung penuh pelaksanaan tugas-tugas Kejati Bali,” tegasnya.


Gubernur Wayan Koster juga secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Kajati Bali sebelumnya, Chatarina Muliana, yang kini mendapat amanah baru di Kejaksaan Agung. Ia menilai selama enam bulan bertugas di Bali, Chatarina berhasil membangun sinergi yang sangat baik bersama Forkopimda dan pemerintah daerah.


“Suasana hubungan Forkopimda di Bali sangat akur dan sangat bagus, tentu tetap dalam koridor tugas masing-masing sesuai peraturan perundang-undangan,” katanya.


Ia pun mendoakan agar Chatarina terus mendapat kepercayaan dalam kariernya di Kejaksaan Agung serta senantiasa diberikan kesehatan dalam menjalankan tugas negara.


Sementara itu, Chatarina Muliana menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dan kerja sama seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Bali serta Forkopimda selama dirinya menjabat Kajati Bali.


“Tidak penting berapa lama kita bertugas, yang penting apa yang bisa kita perbuat dalam melaksanakan tugas,” ujarnya.


Menurutnya, Bali meninggalkan kesan mendalam, bukan hanya karena keindahan alam dan sarana prasarana yang baik, tetapi juga karena soliditas Forkopimda yang dinilainya sangat responsif dalam menghadapi berbagai persoalan strategis daerah.


Ia menyebut Bali kini menjadi perhatian nasional, terutama dalam pengembangan ekonomi dan isu lingkungan yang akan dijadikan model pengembangan oleh pemerintah pusat. Tantangan tersebut, menurutnya, sekaligus menjadi peluang emas bagi masa depan Bali.


Dalam kesempatan yang sama, Kajati Bali yang baru, Setiawan Budi Cahyono, mengungkapkan dirinya sebenarnya tidak asing dengan Bali. Sebelum menjabat Kajati Bali, ia bertugas sebagai Direktur Pengamanan Pembangunan Strategis pada JAM Intel Kejaksaan Agung dan kerap datang ke Bali untuk mengawal proyek strategis nasional. “Di Bali banyak proyek strategis nasional yang kami kawal sebelumnya. Karena itu kami sering ke Bali,” ungkapnya.


Ia memastikan Kejati Bali siap mendukung penuh program pembangunan Pemerintah Provinsi Bali demi kesejahteraan masyarakat. Dukungan tersebut, kata dia, akan dilakukan melalui fungsi intelijen, pendampingan hukum, hingga pengamanan pembangunan strategis. “Kami hadir untuk membantu program-program pembangunan Provinsi Bali demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Bali,” tegasnya.


Setiawan juga meminta dukungan seluruh Forkopimda Bali agar dirinya dapat menjalankan tugas secara optimal serta melanjutkan sinergi yang telah dibangun Kajati sebelumnya.


Pisah sambut Kajati Bali kali ini terasa berbeda. Tidak hanya menjadi seremoni pergantian pejabat, tetapi juga menjadi panggung penegasan bahwa Bali membutuhkan kolaborasi yang kokoh antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus mengawal arah pembangunan Bali ke depan.(*)

Rabu, 06 Mei 2026

DPRD Badung Bahas Pengawasan Usaha PMA demi Jaga Lingkungan dan Budaya Bali


BADUNG, punapisingaraja.com - Pimpinan bersama anggota Komisi I dan Komisi II DPRD Kabupaten Badung menggelar rapat kerja gabungan lintas komisi pada Selasa (5/5/2026) guna membahas aktivitas usaha Penanaman Modal Asing (PMA) di wilayah Kabupaten Badung.

Rapat tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas kebijakan Pemerintah Provinsi Bali terkait pembatasan kegiatan usaha PMA yang tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Bali.

Dalam pembahasan, DPRD Badung menekankan pentingnya pengawasan terhadap aktivitas investasi asing agar tetap berjalan sesuai regulasi serta tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan maupun tata ruang wilayah.

Selain itu, forum juga membahas kepatuhan perizinan usaha dan sinkronisasi kebijakan pembangunan daerah dengan prinsip keberlanjutan serta pelestarian budaya Bali.

Untuk memperkuat pembahasan, rapat turut melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, di antaranya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung.

Melalui koordinasi lintas sektor tersebut, DPRD Badung berharap implementasi kebijakan pembatasan PMA dapat berjalan optimal dan mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan investasi dengan kelestarian lingkungan serta budaya lokal.

Pimpinan DPRD Badung menilai kebijakan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pengawasan terhadap investasi asing, sehingga pembangunan di Kabupaten Badung tetap sejalan dengan prinsip keberlanjutan dan kearifan lokal Bali.

Wabup Badung Hadiri HUT ke-22 Baladika Bali, Dorong Kepedulian Lingkungan dan Aksi Sosial


BADUNG, punapisingaraja.com - Wakil Bupati Badung, I Wayan Bagus Alit Sucipta, mendampingi Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, menghadiri puncak peringatan HUT ke-22 Baladika Bali yang digelar di Wantilan Serbaguna Pusat Latihan Bakti Negara, Perumahan Multi Permai I, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, Selasa (5/5).


Mengusung tema “Merawat Pertiwi dan Peduli Lingkungan”, kegiatan ini dihadiri ribuan anggota Baladika Bali dan Laskar Bali dari berbagai kabupaten/kota di Bali.


Perayaan ulang tahun organisasi tersebut tidak hanya menjadi ajang mempererat silaturahmi, tetapi juga diwujudkan melalui berbagai aksi nyata untuk masyarakat dan lingkungan. Dalam kesempatan itu, Baladika Bali menyerahkan sebanyak 2.200 tong dan bag komposter kepada warga Kelurahan Sading guna mendukung pengelolaan sampah berbasis sumber di tingkat rumah tangga.


Wabup Bagus Alit Sucipta menyampaikan bahwa momentum peringatan hari jadi organisasi hendaknya menjadi penguat solidaritas sekaligus meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.


“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa organisasi mampu hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, salah satunya melalui program pengolahan sampah rumah tangga,” ujarnya.


Ia juga mengapresiasi sinergi Baladika Bali dan Laskar Bali yang selama ini aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan, seperti aksi kebersihan lingkungan, penghijauan, bantuan sosial, hingga donor darah.


Selain program komposter, rangkaian kegiatan sosial lainnya juga dilaksanakan, di antaranya bantuan bagi lansia dan penyandang disabilitas, program bedah rumah untuk warga kurang mampu, serta aksi donor darah yang berhasil mengumpulkan lebih dari 300 kantong darah.


Sementara itu, Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, menegaskan pentingnya organisasi kemasyarakatan untuk terus bergerak melalui aksi nyata yang manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat.


Menurutnya, persoalan lingkungan, khususnya penanganan sampah, memerlukan kerja sama dan persatuan seluruh elemen masyarakat agar dapat diselesaikan secara berkelanjutan.


“Kebersamaan adalah kekuatan utama. Jika kita bersatu, berbagai persoalan daerah akan lebih mudah disele

saikan,” tegasnya.

Minggu, 03 Mei 2026

Ketua DPRD Badung Dukung Rencana Pembangunan Museum Taman Perdamaian Bali di Eks Sari Club


BADUNG, punapisingaraja.com - Rencana pembangunan Museum Taman Perdamaian Bali mulai disosialisasikan kepada masyarakat melalui kegiatan yang berlangsung di Balai Banjar Pengabetan, Desa Adat Kuta, Sabtu (2/5). Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti.


Dalam sosialisasi itu dipaparkan konsep pembangunan museum yang direncanakan berdiri di kawasan Bom Bali I, tepatnya di lokasi bekas Sari Club. Museum ini nantinya diharapkan menjadi ruang memorial untuk mengenang para korban tragedi kemanusiaan, sekaligus sebagai tempat refleksi tentang pentingnya menjaga perdamaian, persatuan, dan nilai-nilai kemanusiaan.


I Gusti Anom Gumanti menyampaikan dukungannya terhadap rencana pembangunan museum tersebut. Menurutnya, keberadaan Museum Taman Perdamaian Bali tidak hanya menjadi pengingat sejarah, tetapi juga memiliki nilai edukasi penting bagi generasi mendatang agar peristiwa serupa tidak terulang kembali.


Ia juga berharap pembangunan museum dapat berjalan dengan baik serta memberi manfaat bagi masyarakat luas, khususnya dalam memperkuat pesan perdamaian dan toleransi di

 Bali.

Sabtu, 02 Mei 2026

Wabup Badung Hadiri dan Jadi Upasaksi Metatah Massal di Sobangan, Serahkan Bantuan Rp500 Juta

BADUNG, punapisingaraja.com - Wakil Bupati Badung, I Wayan Bagus Alit Sucipta, bersama Ketua WHDI Kabupaten Badung, Ny. Yunita Alit Sucipta, menghadiri sekaligus menjadi upasaksi dalam pelaksanaan upacara Metatah Massal yang digelar di Pura Prajapati, Banjar Tengah dan Selat, Desa Adat Sobangan, Kecamatan Mengwi, Minggu (3/5).


Sebanyak 44 peserta mengikuti prosesi metatah yang menjadi bagian dari rangkaian Karya Agung Ngenteg Linggih, Padudusan Agung, dan Tawur Balik Sumpah Madya di pura setempat.


Pelaksanaan upacara berlangsung khidmat dan menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah dengan masyarakat adat dalam menjaga serta melestarikan tradisi, budaya, dan nilai-nilai keagamaan di Kabupaten Badung. Kegiatan ini juga mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung masyarakat menjalankan kewajiban adat dan agama.


Pada kesempatan tersebut, Wabup Bagus Alit Sucipta menyerahkan bantuan dana Aci yang bersumber dari APBD Induk Tahun 2026 sebesar Rp500 juta kepada Desa Adat Sobangan, yang diterima langsung oleh Bendesa Adat Sobangan, I Kadek Oka Suarya.


Dalam sambutannya, Wabup menyampaikan apresiasi atas semangat gotong royong dan kebersamaan masyarakat Desa Adat Sobangan dalam menyukseskan rangkaian karya besar tersebut. Ia berharap seluruh rangkaian upacara berjalan lancar serta membawa berkah, kedamaian, dan keselamatan bagi seluruh masyarakat.


Sementara itu, Bendesa Adat Sobangan, I Kadek Oka Suarya


, menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Badung yang terus hadir dalam berbagai kegiatan pembangunan maupun sosial keagamaan. Ia juga menyebutkan bahwa kegiatan ini turut didukung dana dari APBDes Sobangan sebesar Rp250 juta.


Rangkaian karya di Pura Prajapati sendiri telah dimulai sejak 4 April, dengan puncak upacara berlangsung pada 29 April dan dijadwalkan berakhir pada 10 Mei mendatang.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh dan pejabat daerah, di antaranya anggota DPRD Provinsi Bali I Nyoman Laka, perwakilan DPRD Badung I Made Yudana, Kepala Dinas Kebudayaan Badung I Gede Sukadana beserta jajaran, Camat Mengwi I Nyoman Suhartana bersama unsur Tripika Kecamatan, Perbekel Sobangan I Ketut Tirtayasa, serta para Bendesa dan Kelian Adat se-Desa Adat Sobangan dan

 Dukuh Moncos.

Badung Ecology Art Space 2026 Jadi Ruang Kolaborasi Seni dan Kepedulian Lingkungan


BADUNG, punapisingaraja.com - Komitmen dalam mendukung pengembangan seni budaya sekaligus meningkatkan kesadaran lingkungan kembali ditunjukkan melalui gelaran Badung Ecology Art Space 2026 yang berlangsung di Wantilan Pura Lingga Bhuana, Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Rabu (29/4).


Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, sebagai bentuk dukungan terhadap upaya membangun kepedulian lingkungan melalui pendekatan seni dan budaya.


Turut hadir dalam acara ini Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Badung, I Made Rai Wirata, bersama jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta para seniman lokal yang ikut berpartisipasi dalam memeriahkan kegiatan.


Usai acara, I Gusti Anom Gumanti menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya Badung Ecology Art Space 2026 yang dinilai menjadi wadah kolaborasi positif antara seni, budaya, dan isu lingkungan. Menurutnya, seni merupakan media yang efektif untuk menyampaikan pesan-pesan ekologis kepada masyarakat.


“Melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya menikmati karya seni, tetapi juga diajak untuk semakin peduli terhadap lingkungan. Kolaborasi seperti ini sangat positif dalam membangun kesadaran bersama,” ujarnya.


Ia menambahkan, kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat identitas budaya daerah sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan secara berkelanjutan.


Anom Gumanti juga mengapresiasi kontribusi para seniman lokal dalam memajukan seni budaya di Kabupaten Badung. Ia berharap ruang-ruang kreatif seperti Badung Ecology Art Space dapat terus berkembang sebagai sarana ekspresi, edukasi, dan kampanye kepedulian lingkungan bagi masyarakat luas.


“Seniman memiliki peran strategis dalam menyampaikan pesan sosial maupun lingkungan kepada masyarakat. Kami tentu mendukung agar kegiatan seperti ini terus berlanjut dan semakin berkembang ke depann

ya,” tutupnya.

Jumat, 01 Mei 2026

Hardiknas 2026, Ketua DPRD Badung Dorong Penguatan Peran Guru Hadapi Tantangan Pendidikan

BADUNG, punapisingaraja.com -

Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, menghadiri peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan seminar pendidikan di SMK Pratama Widya Mandala, Jumat (1/5/2026). Kegiatan ini diselenggarakan oleh PGRI Cabang Kuta Utara dan diikuti oleh para tenaga pendidik dari berbagai jenjang pendidikan di wilayah Kuta Utara.


Mengusung tema “Peran Strategis Guru dalam Menjawab Tantangan Pendidikan di Kabupaten Badung”, seminar ini menjadi wadah berbagi wawasan sekaligus memperkuat kapasitas guru dalam menghadapi perkembangan dunia pendidikan yang semakin dinamis.


Dalam sambutannya, Anom Gumanti mengapresiasi PGRI atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai mampu mendorong peningkatan kualitas pendidikan. Ia menegaskan bahwa guru memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, dan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.


Menurutnya, momentum Hardiknas harus menjadi refleksi bersama untuk terus meningkatkan mutu pendidikan di berbagai aspek. DPRD Kabupaten Badung, lanjutnya, berkomitmen mendukung sektor pendidikan melalui peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik serta penyediaan fasilitas pendidikan yang memadai.


Kegiatan berlangsung tertib dan mendapat respons positif dari para peserta. Diharapkan, seminar ini dapat melahirkan ide dan langkah nyata yang berkontribusi bagi kemajuan pendidikan di Kabupa

ten Badung.

-->