Pemkab Badung Beri Insentif Hingga Rp10 Juta untuk Warga Tertib Laporkan Akta Kematian
Badung, punapisingaraja.com – Pemerintah Kabupaten Badung terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan sekaligus perhatian kepada masyarakat, salah satunya melalui program penghargaan bagi warga yang disiplin dalam mengurus administrasi akta kematian.
Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari pelaksanaan misi Sapta Kriya Adi Cipta, yang diwujudkan dalam bentuk apresiasi kepada masyarakat yang melaporkan peristiwa kematian secara tepat waktu.
Ia menegaskan, program tersebut tidak semata-mata berorientasi pada pemberian bantuan finansial, melainkan juga sebagai upaya membangun kesadaran masyarakat agar lebih aktif dalam melaporkan setiap peristiwa penting, khususnya kematian anggota keluarga.
Sebagai bentuk penghargaan, Pemkab Badung memberikan insentif dengan nominal yang disesuaikan dengan kecepatan pelaporan. Untuk laporan yang disampaikan dalam waktu 1 hingga 7 hari, diberikan insentif sebesar Rp10 juta. Sementara itu, pelaporan dalam kurun waktu 8 hingga 15 hari memperoleh Rp7,5 juta, dan pelaporan dalam 16 hingga 30 hari kerja diberikan Rp5 juta.
Program ini telah direalisasikan kepada salah satu warga, yakni keluarga almarhum I Putu Deni Rahady yang tinggal di Banjar Tiying Tutul, Desa Pererenan, Badung. Keluarga tersebut mendapatkan penghargaan karena telah melaporkan peristiwa kematian dalam waktu 1 hingga 7 hari.
Penghargaan yang diberikan berupa sertifikat, akta kematian, serta insentif sebesar Rp10 juta yang disalurkan langsung melalui rekening ahli waris di Bank BPD Bali.
Wabup Bagus Alit Sucipta menambahkan, kehadiran pemerintah secara langsung ke rumah duka sekaligus penyerahan penghargaan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat.
Ia berharap, program ini tidak hanya mendorong tertib administrasi kependudukan, tetapi juga dapat membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan, terutama dalam mempersiapkan rangkaian upacara ada
t seperti ngaben.

